Pages

Minggu, 26 Januari 2014

Lebih Baik Mati

Disadarai atau tidak, manusia lahir ke dunia ini tanpa mengetahui apa-apa. Manusia hanya dibekali potensi diri, misalnya pancaindra, hati nurani, dan akal. Beberapa potensi tersebut berfungsi secara bertahap sesuai dengan pelatihan dan pemanfaatannya. Semakin manusia dapat memaksimalkan potensi dirinya, semakin pandailah ia. Semakin manusia menjadi pandai, semakin kreatif dan produktif dalam mengolah sumber daya alam yang disediakan oleh Allah SWT, sehingga hidupnya semakin sejahtera. Karena itu, umat Muslim harus pandai agar dapat sejahtera dan bahagia.
Nih. .teman-teman aku punya percakapan singkat antara raja dengan patihnya. Semoga dari percakapan ini kalian bisa mengambil hikmah yang terkandung yaw.
Dalam suatu kesempatan, seorang raja bertanya kepada patihnya:
diantara sekian banyak karunia Allah kepada manusia, apakah yang paling baik?”
akal, tuan raja. Sebab, dengan perantara akal orang bisa hidup bahagia dengan mudah. Jawab patih.
jika tidak punya akal tersebut, lalu apa?tanya seorang raja.
uang, sebab uang dapat digunakan untuk menutupi kebodohan seseorang. Manusia meskipun bodoh jika dia kaya orang-orang masih menghormatinya. jawab sang patih.
bagaimana jika uang pun tidak punya? tanya raja kembali.
lebih baik mati, jawab patih ketus.
kenapa begitu? tanya raja.
habis apa artinya manusia hidup di dunia dalam keadaan bodoh dan miskin selama-lamanya. Tidakkah lebih baik mati saja. Sebab dengan demikian dia terbebas dari segala cemooh orang lain dan segala macam penderitaan, jawab sang patih.
          Gimana udah bisa mengambil hikmah yang terkandung? Semoga bermanfaat untuk kehidupan kita yang lebih baik.


0 komentar:

Posting Komentar